CONSEPTUAL DB

Tujuan dari fase ini adalah menghasilkan conceptual schema untuk database 
yang tergantung pada sebuah DBMS yang spesifik. Sering menggunakan 
sebuah high-level data model seperti ER/EER model selama fase ini. Dalam 
conceptual schema, kita harus memerinci aplikasi-aplikasi database yang 
diketahui dan transaksi-transaksi yang mungkin. 
Fase perancangan database secara konseptual mempunyai 2 aktifitas paralel 

1. Perancangan skema konseptual : 
menguji kebutuhan-kebutuhan data dari suatu database yang merupakan 
hasil dari fase 1, dan menghasilkan sebuah conceptual database schema 
pada DBMS independent model data tingkat tinggi seperti EER (enhanced 
entity relationship) 
model. 
Skema ini dapat dihasilkan dengan menggabungkan bermacam-macam 
kebutuhan user dan secara langsung membuat skema database atau dengan 
merancang skema-skema yang terpisah dari kebutuhan tiap-tiap user dan 
kemudian menggabungkan skema-skema tsb. Model data yang digunakan 
pada perancangan skema konseptual adalah DBMS-independent, dan 
langkah selanjutnya adalah memilih sebuah DBMS untuk melaksanakan 
rancangan tsb. 
2. Perancangan transaksi : 
menguji aplikasi-aplikasi database dimana kebutuhan-kebutuhannya telah 
dianalisa pada fase 1, dan menghasilkan perincian transaksi-transaksi ini. 
Kegunaan fase ini yang diproses secara paralel bersama fase perancangan 
skema konseptual adalah untuk merancang karakteristik dari transaksi transaksi-database yang telah diketahui pada suatu DBMS-independent. 
Transaksi-transaksi ini akan digunakan untuk memproses dan memanipulasi 
database suatu saat dimana database tersebut dilaksanakan.
Kunjungi web kampus kami: UBP Karawang

Komentar